Minggu, 21 Oktober 2012

Tata Ejaan & Pilihan Kata


Diksi
Ø Penggunaan kata dalam berbagai kesempatan harus memperhitungkan ketepatan dan kesesuaiannya.
Ø Tepat à makna , logika, maksud
Ø Sesuai à konteks sosial
Diksi sangat di perlukan karena hal-hal berikut :
Ø Pilihan kata yang tidak tepat dapat meyebabkan ketidak efektifan bahasa dan mengganggu kejelasan informasi yang disampaikan
Ø Kalimat – kaliamat berikut, memiliki makna yang sama namun digunakan pada situasi yang berbeda:
o   Diam !
o   Tutup mulutmu !
o   Saya berharap anda tenang.
Ø Fungsi Diksi:
o   Melambangkan gagasan yang diekspresikan secara verbal.
o   Membentuk gaya ekspresi yang tepat sehingga dapat diterima dengan tepat oleh pembaca.
§  Komunikasi berjalan baik
§  Suasana tepat
§  Mencegah perbedaan tafsiran

Syarat ketepatan pemilihan kata
            Syarat ketepatan pemilihan kata :
Ø Makna denotatif & konotatif
Ø Kata umum  & khusus
Ø Kata konkret dan abstrak
Ø Pemakaian kata penghubung berpasangan
Makna denotatif & konotatif
Ø Makna denotatif
Kata yang rujukannya tunggal atau makna kata yang sebenarnya, makna yang tidak memberikan peluang pada pembaca untuk memberikan makna tembahan. Contoh :
Wajah cantik à menunjukkan paras / rupa
Adik menggambar segitiga à menunjukkan bentuk segitiga
Ø Makna konotatif
Makna yang mengandung asosiasi – asosiasi tambahan, makna yang tidak sebenarnya. Contoh : Gol yang cantik
Jadi dapat disimpulkan makna konotatif adalah kata kiasan.
Kata umum & khusus
Ø Kata umum / subordinat : acuannya lebih luas
Contoh : ikan à bermacam – macam jenis ikan
Ø Kata khusus / hiponim : acuannya lebih khusus
Contoh : lele, tuna à nama jenis ikan
Kata konkret & abstrak
Ø Kata konkret : kata yang mudah siserap panca indra
Contoh : meja, rumah, air, cantik, hangat, wangi, suara
Ø Kata abstrak : tidak mudah diserap pencaindra
Contoh : keinginan, angan – angan, perdamaian, kebahagiaan
Kata penghubung berpasangan
Ø Antara….dan…..
Ø Tidak…..,tetapi….
Ø Baik…….maupun….
Ø Bukan….,melainkan….

Tata ejaan
Ejaan tidak sama dengan mengeja.
Ø Ejaan
Seperangkat aturan / kaidah pelambangan bunyi bahasa, pemisah, penggabungan dan penulisannya dalam suatu bahasa.
Ø Mengeja
Kegiatan melafalkan huruf, suku kata, atau kata.

Ejaan = rambu – rambu yang harus dipatuhi
Mengeja = pelafalan sesuai rambu yang harus dipatuhi

Ejaan dalam Bahasa Indonesia, mengalami beberapa perkembangan / perbaikan menurut sejarah. Yang diakhiri dengan bahasa EYD (Ejaan Yang Disempurnakan), bahasa yang kita kenal dan baku sekarang ini.
1.     Ejaan Van Ophuijsen
2.     Ejaan Republik (Ejaan Suwandi)
3.     Ejaan Yang Disempurnakan

Ø Ciri Ejaan Van Ophuijsen :
o   Penggunaan huruf Dj
o   Penggunaan huruf oe
o   Penggunaan tanda diakritik : koma, ainn dan tanda trema
Ø Ciri Ejaan Republik ( Ejaan suwandi)
o   Penggantian huruf oe  menjadi u
o   Bunyi sentak di tulis dengan huruf k
o   Kata ulang boleh ditulis dengan angka 2
o   Tidak dibedakan antara penulisan di sebagai awalan dan di sebagai kata depan
Ø Ciri Ejaan Yang disempurnakan
o   Dj menjadi j
o   J menjadi y
o   Nj menjadi ny
o   Sj menjadi sy
o   Tj menjadi c
o   Ch menjadi kh
o   Kata ulang tidak boleh ditulis dengan angka 2
o   Dibedakan antara  penulisan di sebagai awalan dan disebagai kata depan
Ruang Lingkup EYD
1.     Pemakaian huruf
2.     Penulisan huruf
3.     Penulisan kata
4.     Penulisan unsur serapan
5.     Pemakaian tanda baca (pungtuasi)
Pemakaian huruf
            Membicarakan masalah yang mendasar dari suatu bahasa :
Ø Abjad
Ø Vocal
Ø Konsonan
Ø Pemenggalan
Ø Nama diri
Kata Turunan
-         Kata dasar berupa gabungan kata, awalan / akhiran ditulis serangkai dengan kata dasar
Gabungan kata
1.     Gabungan kata (kata majemuk), unsur – unsurnya ditulis terpisah.
2.     Gabungan kata yang mungkin menimbulkan salah pengertian, ditulis dengan tanda hubung.

Resume Teknik Penulisan Ilmiah



Ø  Bahasa  adalah alat komunikasi
o   Secara verbal
§  Dilakukan dengan menggunakan alat/media bahasa:
·         Lisan
·         Tilisan
o   Secara non verbal
§  Dilakukan dengan menggunakan media selain bahasa :
·         Symbol (tanda lain)
·         Isyarat (lambaian tangan)
·         Kode (morse)
·         Bunyi-bunyian (sirine,kentongan)
Ø  Komunikasi non verbal :
o   Kontak mata
o   Bahasa tubuh
o   Mimic
o   Tinggi renahnya suara
Ø  Fungsi bahasa
o   Bahasa berfungsi sebagai alat :
§  Berkomunikasi
§  Mengekspresikan diri
§  Berintegrasi & beradaptasi social
§  Kontrol social
Ø  Ragam bahasa
Ragam bahasa yaitu variasi bahasa yang terjadi karena pemakaian bahasa.
Ø  Ragam bahasa dapat dibedakan menjadi beberapa ragam:
o   Berdasarkan media pengantarnya:
§  Ragam lisan
§  Ragam tulisan
o   Berdasarkan situasi pemakainya :
§  Ragam formal
§  Ragam semiformal
§  Ragam nonformal
Ø  Beda ragam lisan dengan ragam tulis
o   Ragam lisan
§  Menghendakinya lawan bicara
§  Unsur fungsi gramatika dinyatakan dengan bantuan gerak tubuh & mimik
§  Terikat pada situasi , kondisi, ruang, dan waktu
§  Makna dipengaruhi oleh tinggi – rendah dan panjang pendek nada suara
o   Ragam tulisan
§  Tidak perlu lawan bicara
§  Unsur fungsi gramatika(subjek, predikat, objek) dinyatakan dengan kata-kata
§  Tidak terikat pada situasi, kondisi, ruang dan waktu
§  Makna ditentukan oleh tanda baca
Ø  Contoh:
o   Ragam formal: saya, anda , bapak, ibu, saudara
o   Ragam semiformal: aku, kamu, bung, mas,dik, mbak
o   Ragam nonformal: gue, ane, lu, neng, situ
Ø  Ragam nonformal lisan
o   Berbicara sehari – hari di rumah
o   Bergunjing
o   Bercerita
o   Mengobrol
Ø  Ragam formal/baku :
o   Merupakan ragam tinggi, bersifat formal.
o   Memiliki sifat :
§  Kemantapan dinamis à aturan/kaidah yang tetap dan seragam
§  Cendikia à logis, masuk akal
Ø  Laras bahasa
o   Laras bahasa yaitu:
§  Kesesuaian bahasa yang dipakai dengan fungsi pemakai
§  Bahasa dengan cirri tertentu yang dipakai (difungsikan) untuk keperluan tertentu
Ø  Ciri Bahasa Indonesia dalam penulisan karya ilmiah :
o   Menggunakan ragam formal
o   Menggunakan kalimat efektif
o   Menghindari makna ambigu (ganda)
o   Menggunakan kata/ istilah yang bermakna lugas à menghindari makna kias
o   Menghindari penonjolan persona untuk menjaga objektivitas ini tulisan
o   Ada keselarasan/ keruntuhan antar proposisi dan antar alinea
Ø  Bahasa Indonesia yang baik dan benar
o   Bahasa yang baik, apabila maknanya dapat dipahami oleh komunikasi dan ragamnya sudah sesuai dengan situasi
o   Bahasa yang benar adalah bahasa dengan ragam formal yang mengikuti kaidah baku
o   Bahasa yang baik dan benar adalah bahasa yang maknanya dapat dipahami dan sesuai dengan situasi pemekainya serta tidak menyimpang dari kaidah yang telah dibakukan

Minggu, 01 April 2012

Central Processing Unit (CPU)

BAB1. RANGKAIAN PEMBENTUK CPU 


I. POWER SUPLY
            Secara fisik PSU ada Dua yaitu:
§  Power  Supply AT → Konektor yang terdiri dari 12 pin
§  Power  Supply ATX → Konektor yang terdiri dari 20 pin
           
 Perbedaanya: Kalau PSU ATX Status on dan OFF di Atur oleh OS, Sedangkan PSU AT Status ON dan OFF harus melalui Saklar pada PSU tersebut, Sehingga saat OS di Shutting Down Power Suply tidak mati secara otomatis.
II. HARDISK
                        Platters Kapasitas ditentukan oleh plattern (plat) yang terbuat dari aluminium, kaca dan keramik, dan dilapisi dengan bahan kimia khusus agar bisa direkam data secara magnetik di permukaannya
•       Cara kerja teknik magnet tersebut memanfaatkan Iron oxide (FeO) atau karat dari besi, Ferric oxide (Fe2O3) atau oxida lain dari besi
•       2 oxida tersebut adalah zat yang bersifat ferromagnetic , yaitu jika didekatkan kemedan magnet maka akan ditarik secara Permanen oleh zat tersebut.
•       Kombinasi antara perputaran hard-disk dan pergerakan lengan inilah yang mampumenentukan posisi setiap track yang ada didalam hard-disk.
•       Motor untuk menggerakan plattern dengan kecepatan tertentu (RPM) biasanya 5400 – 7200 rpm perputaran hard-disk dan pergerakan lengan  mampu menentukan posisi setiap track yang ada didalam hard-disk
III.  OPTICAL DRIVE
            Ada beberapa Macam optical Drive:
                 1. CD R (recordable)
                 2. CD RW
                 3. DVD R
                 4. DVD RW (Rewritable)
                        Kenapa Optical : Karena drive ini menggunakan sinar laser untuk melihat data yang tersimpan didalam optical disk. Optical disk menggunakan bahan spesial yang dapat diubah oleh sinar laser menjadi memiliki spot-spot yang relatif gelap atau terang. Contohoptical disk adalah CD-R/CD-RW. CD-R berarti CD yang dapatditulisi informasi/data hanya sekali.
IV. MOTHER BOARD
                        Definisi :papan induk atau main board dimana semua devicedipasang mulai dari processor, memory, slot-slot untuk ekspansi, dan lainnya.
                        Cara Kerja Kerja:  Dalam system computer, peripheral-peripheral akan saling terkoneksi di dalam mainboard dan dapat meneruskan instruksi melalui jalur-jalur pada board. Seluruh peripheral yang terkoneksi akan menjadi sebuah system computer yang utuh. Sementara fungsi mainboard pada umumnya adalah menyalurkan arus input dan arus data yangdiperlukan pada jalannya proses di dalam computer
Chipset utama pada mainboard
                    Northbridge adalah menjembatani arus data di sekitar main memory dan prosesor dan mengatur kerja power management.
                    Southbridge adalah mengatur kerja peripheral-peripheral semacam IDE Controller, PCI Bus, AGP, dan fungsi I/O lainnya.
BAGIAN MOTHERBOARD
I.BIOS (Basic Input Output System)
                         Berfungsi, Menghubungkan Antara Software dan hardware yang terpasang pada Motherboard. Terdapat pula chipset EPROM yang berisi system operasi dasar
II. SLOT PROCESSOR
                    Tempat di meletakkannya Processor (Rumah Processor), Jenis Slot atau Socket yang ada pada motherboard harus sesuai dengan processor yang di gunakan.
Jenis Socket Intel:
1. Socket 478
2. Socket 775
3. Socket LGA.
Jenis Socket AMD:
1. AM2
2. AM3


III. Slot Ekspansi
                 Tempat untuk meletakkan beberapa card tambahan, seperti VGA, Sound card, Lan Card dll. Jenis-jenis slot ekspansi :
1. Slot ISA (Industrial Standard Architecture) adalah Slot yang di gunakan untuk pada Komputer XT dan AT dan memiliki dua Jenis:
§  Slot ISA 8bit = slot yang dapat melakukan transfer data dengan saluran (bus data) 8 bit.
§  Slot ISA 16bit = slot yang dapat melakukan transfer data dengan saluran (bus data) 16 bit.
2. EISA Slot yang di Gunakan untuk mempercepat Graphic Adapter Slot EISA melakukan transfer data dengan saluran (bus data) 32 bit.
3. Slot VLB (Vesa Local Bus) Slot yang memiliki Desain lokal dan di gunakan untuk mempercepat Graphic Adapter. Transfer data mencapai 32 bit.
4. Slot PCI (pheriperal Component Interconect) Slot yang menggunakan standar bus lokal yang di kembangkan oleh Intel Corporation. Dapat melakukan transfer data, 32 dan 64 bit. Biasa di pakai VGA, Sound Card, Lan card dll
5. Slot AMR (Audio Modem Riser) Slot yang di gunakan di gunakan untuk modem dengan dukungan Audio
6. Slot CNR (Communication Network riser) Slot yang di gunakan untuk Jaringan (network)
7. Slot Memory (RAM) Slot yang di gunakan untuk menempatkan RAM.
Jenis Slot RAM:
ü Slot EDORAM
ü SD RAM
ü DDRAM


IV. Port I/O (Input Output)
1.  PS/2 Connector Fungsi. Menghubungkan mouse dan Keyboard dengan Motherboard
2. Port USBmerupakan pot Universal untuk peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara serial. Misal. Camera digital, kabel data, external HDD dll.
3.  Port Serial (Com1/Com2) port yang di gunakan untuk peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara manual.
4.  Port Paralel (LPT1/LPT2) port yang di gunakan untuk peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara  paralel.
5. Port VGA port yang di gunakan untuk menghubungkan antara mpnotor dengan PC.
6. Port LAN port yang di gunakan untuk menghubungkan PC dengan jaringan.
7. Port AUDIO port yang di gunakan untuk menghubungkan peralatan Audio
V. Konektor
1. Konektor IDE
            Di gunakan untuk menghubungkan Mother board dengan media hardisk, CD ROM, DVD ROM dll. Terdiri dari dua: Primary : Menghubungkan motherboard dengan primary master dan Slave. Secondary : Menghubungkan motherboard dengan Secondary master dan Slave.
2. Konektor FDD
Di gunakan untuk menghubugkan mother board dengan Floppy disk
3. Konektor SATA
Fungsi. Menghubungkan motherboard dengan hardisk jenis Sata
VI. Panel Connection
Berisi beberapa konektor yang berhubungan dengan Panel  depan casing
VII. Konektor Power
Berfungsi menghubungkan power suply dengan motherboard.


VIII. RAM
                Memory eksternal yang merupakan ruang untuk menyimpan data instruksi/perintah dari processor dan bersifat sementara.
IX.     Perangkat Tambahan
1. VGA Card
2. LAN CARD
3. Modem Internal
4. Bluetooth Internal
5. Wirelles Internal dll.

/O pada CPU

ada banyak input dan output pada CPU, di bawah ini saya sajikan contoh-contoh yang paling sering di jumpai:
1. Monitor
Monitor merupakan perangkat output yg berfungsi menampilkan data atau informasi sehingga data atau informasi tersebut dapat diketahui oleh penggunanya .
Ada 2 jenis monitor :
- CRT (Cathode Ray Tube)
- LCD ( Liquid Crystal Display
2. Keyboard
Keyboard merupakan sebuah papan yang terdiri dari tombol – tombol untuk mengetik huruf, angka, dan simbol – simbol khusus lainnya pada komputer .
keyboard komputer secara fissik mempunyai bentuk yang hampir sama dengan keyboard yang terdapat pada mesin ketik manual .
3. Mouse
Mouse merupakan alat bantu yang digunakan untuk menggerakan pointer mouse yang pada umumnya berbentuk anak panah kecil , pointer mouse akan bergerak berdasarkan arah gerakan bola kecil yg terdapat dalam mouse , selain jenis trackball, ada mouse yg menggunakan sensor cahaya serta lampu LED merah dibawahnya sebagai pencahaya atau biasa disebut mouse optical .
5. Scanner
scanner merupakan perangkat yg prinsip kerjanya seperti mesin fotocopy, perbedaannya pada mesin fotocopy hasilnya ditampilkan pada kertas, sedangkan hasil scanner akan ditampilkan pada layar monitor. Hasil scanner dapat berupa file teks, dokumen, maupun gambar .
6. Printer
printer merupakan alat output yg berfungsi untuk melakukan pencetakan teks, gambar, dan tampilan lain dari komputer ke kertas atau pun media lain
7. Speaker
adalah sebuah perangkat elektronika yang berfungsi mengubah sinyal listrik (elektrik) menjadi sinyal audio sehingga dapat kita dengar sebagai suatu bunyi. Bunyi pada speaker dihasilkan dari sebuah magnet, kumparan, dan membran (selaput) yang akan bergetar seiring dengan sinyal elektrik yang melewati sebuah kumparan didalamnya
8. Kabel USB
Fungsi utamanya buat nyambungin perangkat yang menggunakan port usb, jadi biar nggak langsung nyolok ke komputer. Misalnya aja agan nggak perlu nungging nungging nyolokin flashdisk ke pantan cpu, cukup dengan menggunakan usb ekstender. Atau bila menggunakan wifi atau GSM/CDMA modem, bisa memperkuat sinyal, soalnya posisi modem jadi bisa diatur. Biasanya ada batasan mengenai panjangnya, yang dipengaruhi dari kualitas kabel dan konektornya.
9. Card Reader
Fungsi card reader adalah untuk membaca memory card baik itu memory-memory handphone, kamera digital, maupun jenis memory lain seperti SD Card, Mini-SD, RS Card, MSD (Memory Stick Duo), MSD PRO, MD, CF, XD, T-Flash (Trans Flash), dan sebagainya.
Memory card dapat dibaca oleh card reader dengan cara menghubungkan card reader pada port usb komputer, seperti kalau kita menghubungkan usb mouse, keyboard, atau flash disk. Lewat card reader dapat kita masukkan berbagai file ke dalam memory card, seperti mp3, gambar, aplikasi, dan dokumen.
10. Flashdisk
Flashdisk atau UFD yaitu piranti penyimpanan data memori flash dengan tipe NAND yang mempunyai alat penghubung antara USB yang terintegrasi. Flash drive berukuran kecil, ringan, juga bisa dibaca dan ditulis. Kemampuan penyimpanan kapasitas yang tersedia untuk USB flash drive ada dari 64 megabyte sampai 512 gigabyte.
Ada banyak kelebihan dari USB flash drive dibandingkan alat penyimpanan data lainnya, khususnya disket atau cakram padat. Alat ini lebih cepat, kecil, dengan kapasitas lebih besar, serta lebih dapat diandalkan karena tidak memiliki bagian yang bergerak daripada disket
11. Web Cam
WebCam adalah kamera video sederhana berukuran relatif kecil. sering digunakan untuk konferensi video jarak jauh atau sebagai kamera pemantau. WebCam pada umumnya tidak membutuhkan kaset atau tempat penyimpanan data, data hasil perekaman yang didapat langsung ditransfer ke komputer.
12. Colling pad
Cooling pad berguna sebagai pendingin notebook. Dilengkapi dengan kipas ukuran 8 cm yang dilapisi dengan bahan yang terbuat dari plastik tipis. Kipas ini kemudian dihubungkan dengan konektor USB yang ada di Notebook melalui kabel USB yang disertakan.

HAL YANG BERPENGARUH PADA PERFORMA KOMPUTER

1. Banyaknya Aplikasi berjalan di belakang system

               Semakin banyak komputer kita dengan software, biasanya akan semakin memperlambat kinerja komputer, meskipun pengaruhnya ada yang relatif kecil dan ada yang besar. Penting untuk diketahui ketika menginstall software, cek apakah ada aplikasi yang senantiasa berjalan di belakang. Hal ini bisa di ketahui dengan program seperti Autoruns.
2. Hard disk (HDD) yang sudah berumur
               Ketika komputer kita masih menggunakan Hardisk yang sudah cukup lama (tua), mungkin lebih dari 5 tahun, maka kinerja komputer bisa semakin lambat. Untuk mengecek, kita bisa menggunakan software gratis HDD Tune dan sejenisnya (baca artikel: Periksa Kondisi Hard Disk Komputer Anda). HDD SATA normal biasanya rata-rata akses read (baca) sekitar 70 – 90 MB/s. Jika misal rata-rata akses HDD dibawah 50 MB/s maka kinerja biasanya akan terasa lambat.
3. Malware (virus, worm, trojan, dsb )
               Ketika komputer kita terkena malware ( virus, worm, trojan, dan sejenisnya), sudah hampir dapat dipastikan bahwa kinerja okmputer akan lambat. Virus akan sering menggunakan sumber daya komputer baik RAM atau CPU, termasuk juga senantiasa memantau aktivitas komputer. Hal ini tentu sangat berpengaruh terhadap kinerja aplikasi lain.
4. Spyware, Adware, virus dan sejenisnya
               Jika kita sering menggunakan komputer untuk ber-internet, jika tidak berhati-hati ada kemungkinan komputer bisa terkena spyware. Efeknya mungkin tidak begitu besar dengan kinerja komputer, tetapi bisa berpengaruh pada akses internet, dan berbagai hal yang menganggu kenyamanan berinternet dan yang lebih buruk, data-data penting (user, password, account dll) kita bisa di ketahui oleh si pembuat spyware ini.
5. RAM/Memori yang pas-pasan
               Banyak sedikitnya jumlah RAM/Memori yang kita gunakan memang tidak bisa dibuat standard sama untuk satu komputer dengan komputer lain atau bahkan sistem operasi. Meskipun ketika akan menginstall Windows, ada spesifikasi minimal RAM, tetapi jenis aplikasi yang kita gunakan juga harus diperhitungkan. Untuk mengecek, buka saja Task Manager dan di bagian Performance periksa PF Usage dan juga Physical Memory yang menunjukkan total Memory fisik (RAM) dan sisa tersedia (Available).
6. Konflik aplikasi atau program yang di install
               Tidak jarang dua aplikasi dalam kategori yang sama bisa berakibat terjadinya konflik, yang semakin memperlambat kinerja komputer. Tanda-tanda terjadi konflik adakan komputer yang bermasalah setelah kita menginstall suatu software, padahal sebelumnya tidak ada masalah. Yang sering terjadi konflik biasanya di kategori software security, semisal antivirus.
Misalnya kita menggunakan 2 antivirus atau lebih
7. Pemilihan Software yang kurang tepat
               Tidak sedikit orang hanya ikut-ikutan (trend) dalam penggunaan software, padahal fitur yang diinginkan sebenarnya terdapat dalam software lain yang kecil dan gratis. Jika spesifikasi komputer kita memang minimal atau kita ingin bekerja dengan cepat, maka pilihlah software yang tepat. Software dengan ukuran besar tidak senantiasa lebih baik dan tepat bagi masing-masing kita. Berikut beberapa contohnya :
8. Banyaknya Software yang terinstall
              Meskipun software-software yang di install tidak berjalan di belakang, tetapi hampir setiap software selalu menambahkan entry (data) ke registry, sehingga semakin banyak software yang di install ukuran registry (windows) juga akan semakin besar. Karena registry ini akan di akses baik ketika komputer berjalan maupun sudah berjalan, besar kecilnya juga mempengaruhi kecepatan/ waktu respon-nya.
9. Penggunaan efek Windows yang berlebih
               Windows Xp, Vista maupun windows 7 menyediakan opsi untuk menggunakan tampilan dengan berbagai efek. Jika komputer kita mempunyai spesifikasi yang bagus, tentu berbagai efek ini tidak menjadi masalah, tetapi jika ingin performa cepat, berbagai efek windows bisa di non aktifkan.


10. Keadaan Hardware Komputer yang kotor / tidak terawat (jarang dibersihkan dari debu)
               Keadaan hardware komputer yang kotor juga dapat menyumbang sebagian besar masalah dalam komputer kita, karena debu yang biasanya menempel pada hardware komputer adalah debu yang bersifat konduktif dan hal tersebut juga dapat mengakibatkan konsleting pada peralatan komputer kita. untuk itu rajin-rajinlah membersihkan komputer minimal 6 bulan sekali agar menjaga komputer tetap bersih dan memiliki kinerja yang optimal. (lakukan kegiatan ini lebih sering bila komputer anda bekerja pada area yang berdebu).